Sampingan

Banjir Ciliwung Bisa Diatasi

Ada teman-teman yang pesimis bahwa tidak mungkin banjir Ciliwung bisa diatasi. Kami justru optimis banjir Ciliwung bisa dikendalikan. Ini argumentasinya:

1. Banjir di Ciliwung bisa dikendalikan jika setiap WARGA DAS CILIWUNG dilibatkan. Siapa saja mereka? Warga DAS Ciliwung adalah warga yang tinggal di wilayah daratan dimana air hujan yang jatuh di wilayah daratan itu akan menuju ke selokan dan akhirnya menuju ke Sungai Ciliwung. Perlu ada kampanye massif tentang konsep Warga DAS Ciliwung.

2. Bagaimana bentuk keterlibatan warga DAS Ciliwung agar banjir bisa dikendalikan?

a. Setiap pemilik persil lahan di DAS Ciliwung (warga DAS Cliwung), yang masih memiliki lahan, membuat BAK PENAMPUNGAN AIR HUJAN, baik di atas permukaan tanah maupun di bawah permukaan tanah yang. Air dari atap dialirkan ke Bak Penampungan Hujan itu. Dimensi bak penampungan air hujan dikalkulasi dapat menampung hujan ekstrim, atau disesuaikan dengan ketersediaan yang ada.

Pemerintah perlu membuat panduan pembuatan bak penampungan air hujan yang aman secara konstruksi dan tidak menjadi tempat nyamuk bertelur). Perusahaan- perusahaan yang memiliki lahan diwajibkan membuat bak penampungan air hujan yang dapat menampung hujan ekstrim terbesar yang pernah terjadi di DAS Ciliwung.

Dengan bak-bak penampungan air hujan ini, maka bagian air hujan yang menjadi aliran permukaan bisa dikurangi.

b. Di persil-persil lahan warga DAS, yang airnya tak tertampung di bak-bak penampungan air hujan, airnya dialirkan ke TAMAN RESAPAN, yaitu sebidang lahan yang digali sedalam 15 – 20 cm, ditanami VEGETASI (rumput dan pohon) dan dilengkapi dengan LUBANG RESAPAN BIOPORI. Luas Taman Resapan disesuaikan dengan kietersediaan lahan yang ada.

c. Di setiap persil lahan warga DAS dibuatkan sebanyak mungkin SUMUR RESAPAN.

d. Perusahaan-perusahaan di DAS Ciliwung yang mengambil air tanah dalam diwajibkan membuat SUMUR INJEKSI. Perlu pengawasan agar kewajiban ini dipenuhi.

3. Di lahan-lahan pertanian, di batas-batas kebun, di tempat-tempat terbuka, tepi-tepi saluran, tepi- tepi sungai, ditanami sebanyak mungkin PAGAR VETIVER (akar wangi) yang ditanam sejajar kontur (memotong lereng). Dengan jarak tanam 10-15 cm, dan ditanam dalam sebaris, maka dalam waktu kurang dari satu tahun pagar vetivver itu sudah efektif mengendalikan erosi, mengendalikan sedimen, dan mengendalikan debit run off (makin banyak bagian air hujan yang diinfiltrasikan ke dalam tanah). Tahap awal adalah membuat sebanyak mungkin KEBUN BIBIT VETIVER.

4. Di lahan-lahan milik negara dan lahan warga DAS yang memugkinkan dibuat menjadi KEBUN / HUTAN BAMBU. Tanaman bambu merupakan salah satu tanaman yang efektif menyimpan air (mengendalikan run off dan meningkatkan muka air tanah). Sekali tanaman bambu ditanam, rumpunnya akan tumbuh terus dan yang dipanen adalah bambu yang memenuhi syarat saja. Tahap awal adalah membuat sebanyak mungkin KEBUN BIBIT BAMBU.

5. Setiap warga DAS Ciliwung melakukan PENGENDALIAN LIMBAH PADAT (organik / anorganik). Untuk sampah daun dikelola dengan KOMPOSTER SAMPAH DAUN; Untuk sampah organik sisa dapur diolah dengan KOMPOSTER PUPUK CAIR. Untuk sampah anorganik laku dijual dikelola dengan BANK SAMPAH dan untuk sampah anorganik tidak laku dijual diatasi dengan Tabung Sampah Plastik (TABUNG SP)

6. Agar praktek-praktek pengendalian aliran permukaan dan pengendalian limbah padat bisa terjadi, maka perlu ada ORGANISASI yang secara khusus fokus pada upaya pemberdayaan masyarakat dan memfasilitasi AKSI-AKSI KOLEKTIF di tingkat lokal (RT/RW). Organisasi ini juga melakukan ADVOKASI ke pemerintah di berbagai level (pusat, propinsi, kota/kabupaten)

©[Synn ‘synester’ green -FHI]

Follow us: @forum_hijau

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s