Category Archives: GREENSPIRATION

Sampingan

Setiap kali membaca tulisan ataupun kutipan tentang perjuangan hidup Soe Hok Gie, seorang diantara generasi pasca kemerdekaan yang kini telah meninggal dunia dalam suatu kecelakaan pada saat mendaki gunung Semeru, tanganku senantiasa tergerak, seakan terpaksa – paksaan ini ku nilai … Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

Surat Untuk Bapak dan Ibu Guru

Salam hormat

Bapak dan ibu guru, saya sebagai seorang murid memiliki banyak sekali harapan-harapan untuk sekolahan tercinta saya ini. Tapi yang paling ingin saya wujudkan untuk saat ini adalah sekolahan yang bersih, bebas dari segala kotoran, ketidakteraturan, dan hal-hal jorok yang mengganggu pemandangan terutama sampah-sampah plastik yang selalu membuat saya sedih dan sesak setiap kali melihatnya berserakan dan diabaikan begitu saja mengotori lingkungan sekolah dan merusak lingkungan kata orang-orang pintar diluar sana yang meneliti dan mencintai bumi, saya sedih tiap kali melihat teman-teman saya dan orang lain membuang sampah sembarangan sedangkapn bapak dan ibu guru seperti tidak ada masalah dengan semua itu.

Saya ingat pak guru dan ibu guru pernah mengatakan pada saya dan teman-teman untuk tidak membuang sampah sembarangan, tapi kenapa pak guru dan ibu guru tidak menegur mereka atau mereka yang suka lupa dengan nasehat tadi agar mereka sadar dan terbiasa dengan tidak membuang sampah sembarngan lagi, dan bahkan tak jarang melihat anak-anak, saudara, keluarga, tetangga bapak/ibu sendiri membuang sampah- sampah seperti itu sembarangan, saya coba untuk bertanya pada diri sendiri apakah bapak/ibu guru tidak mengajarkan kebiasaan baik tadi yang pernah bapak/ibu guru ajarkan pada saya di sekolahan juga ??

Saya bingung dan tidak tahu apa yang harus saya lakukan untuk mulai mewujudkan keinginan saya untuk sekolahan ini agar bebas dari sampah seperti yang sudah saya sebutkan tadi. Saya sudah mencoba untuk memulai dari diri sendiri dengan membiasakan menjaga kebersihan lingkungan, saya bahkan memilah sampah-sampah organik dan non organik dirumah saya dan menularkannya pada keluarga saya tapi tetap saja itu belum bisa menghapus kesedihan saya karena tiap tempat yang saya lewati menuju sekolah saya selalu melihat sampah-sampah itu dan tidak jarang melihat secara langsung orang-orang yang membuang sampah sembarangan tanpa rasa bersalah begitu saja, apalagi disekolahan tiap jam istirahat teman-teman saya berlomba-lomba untuk membeli jajanan kesukaannya lalu memakannya sambil jalan dan membuang bungkusnya sembarangan.

Saya merasa sedih dan sekaligus malu melihat kelakuan teman-teman saya itu karena menurut saya tindakan itu sungguh tidak mencerminkan anak-anak sekolahan yang terdidik,namun saya tidak bisa berbuat banyak karena tiap kali saya mencoba menegur mereka saya malah diejek dan dikucilkan.

Disaat seperti itulah saya pasti teringat pada bapak dan ibu guru karena saya pikir kalau bapak atau ibu guru yang menenegur mereka pasti mereka akan mendengarkan karena percaya atau setidaknya segan pada sanksi yang bisa saja bapak/ibu guru berikan, tapi saya tidak mungkin mengadu secara langsung pada bapak dan ibu guru karena jika ketahuan teman-teman pasti saya akan diolok-olok oleh mereka dan di jauhi sampai lulus nanti karena sebutan “tukang ngadu/pencari muka/penjilat” dan sebutan buruk lainnya akan terus dialamatkan pada saya, tapi yg paling saya khawatirkan adalah jika kebiasaan-kebiasaan buruk seperti membuang sampah sembarangan maupun perilaku-perilaku tidak teratur lainnya yang akan mengikis kepekaan mereka pada lingkungan dan orang-orang sekitar akan terbawa sampai dewasa dan akhirnya akan semakin banyak orang-orang yang yang tidak peka dan berlaku sesuka hati tanpa memikirkan dampaknya maka nama sekolahan ini juga akan menjadi buruk dan lebih jauh dari itu kerusakan di bumi ini akan semakin parah dan tidak akan ada lagi perdamaian sebab ketiha hal-hal baik makin sedikit karena hilangnya keseimbangan maka orang-orang akan saling berebut untuk mendakat kebaikan yang dia inginkan sendiri meskipun itu artinya mereka harus saling menjatuhkan dan membunuh satu sama lain.

More: http://facebook.com/note.php?note_id=422315324486946&refid=21