Category Archives: Uncategorized

LAWAN RENCANA PEMBANGUNAN 6 JALAN TOL JAKARTA DENGAN HP-MU

Sobat,
Hampir setiap masyarakat Jakarta bergelut dengan kemacetan lalu lintas. Hampir setiap hari pula mereka dipaksa menghirup udara beracun dari asap knalpot mobil-mobil yang lalu lalang di Jakarta.

Kita ingin sebuah perubahan. Kita ingin pemerintah DKI Jakarta lebih berpihak pada transportasi massal dan bukan pergerakan mobil-mobil pribadi yang knalpotnya membuat udara di Jakarta tercermar.

Harapan itu harus diperjuangkan sobat. Kita tidak lagi bisa menggantungkan harapan itu kepada Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi).

Apalagi, Jokowi sudah jelas-jelas tanpa merasa bersalah merestui proyek pembangunan 6 jalan tol dalam kota Jakarta yang akan memfasilitasi pergerakan mobil-mobil pribadi. Dengan adanya 6 jalan tol itu, Jakarta akan semakin macet.

Dan sudah pasti kita akan kembali dipaksa menghirup udara beracun dari knalpot mobil milik orang-orang kaya itu.
Tidak! Kita tidak boleh diam!

Kita harus melawan rencana pembangunan 6 jalan tol dalam kota Jakarta!

Caranya?

Mudah saja..ambil handphone kamu kemudian tulis :

“BPLHD Jkt: Tolak Amdal 6 Jalan Tol”

Lalu kirim ke KPL BPLHD DKI Jakarta di 08161396009

©[FHI]

Tanah Kurang Yodium, Muncul Kampung Idiot di Ponorogo

Kabupaten Ponorogo yang terletak 200 kilometer dari ibu kota Provinsi
Jawa Timur, Surabaya, memiliki kekayaan alam yang sangat luar biasa. Mulai dari kekayaan budaya, wisata dan industri.

Ponorogo yang memiliki 855.281 penduduk ini, juga dikenal sebagai kota reog. Karena itu, tak heran bila dalam setiap tahunnya, festival reog rutin digelar di kabupaten ini.

Meski memiliki kekayaan budaya dan wisata, Ponorogo juga memiliki catatan negatif yang tidak bisa dianggap remeh. Bahkan di beberapa wilayah, ada perkampungan yang warganya terindikasi idiot (down syndrome)dan gila.

Sebut saja, di Desa Sidoharjo dan Desa Krebet, Kecamatan Badegan. Total ada 400 penduduk yang mengalami idiot atau keterbelakangan mental. Dari jumlah itu, 300 orang tinggal di Desa Sidoharjo dan 100 orang di Desa Krebet.

Begitu juga di Desa Pandak, Kecamatan Balong. Di tempat ini, ada sekitar 50 orang yang mengalami idiot. Desa Karangpatihan, 69 orang idiot. Yang lebih ironis ada di Desa Paringan, Kecamatan Jenangan. Di tempat ini, terdapat 68 orang gila.

Lantas apa yang menyebabkan munculnya ‘kampung idiot’ dan ‘kampung gila’?

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo Andy Nurdiana Diah saat ditemui Forum Hijau Ponorogo mengungkapkan penyebabnya adalah kurangnya yodium yang dikonsumsi oleh warga di ‘kampung idiot’. Andy mengatakan, kondisi geografis Ponorogo yang dikelilingi pegunungan kapur menyebabkan tanah tidak bisa menyimpan nutrisi dengan baik.

Andy mengaku telah melakukan berbagai penelitian, dan hasilnya kandungan yodium di desa yang banyak dihuni warga idiot memang sangat minim. Bahkan, bisa dikatakan nol persen alias tidak ada kandungan yodium sama sekali.

Dari sampel tanah dan air di wilayah tersebut, yang ada justru logam berat.

Andy mengaku angka penderita down syndrome telah mengalami banyak penurunan. Indikatornya, adalah tidak ada lagi penderita idiot baru yang muncul.

Dari pantauan FHP mendapati, tidak suburnya lahan dan kurangnya asupan yodium menjadi penyebab adanya warga idiot di desa-desa tersebut.

Untuk itulah,saat ini telah dibuat peraturan desa yang mewajibkan seluruh toko untuk menjual garam beryodium. Peraturan desa tersebut diusulkan bisa menjadi peraturan daerah atau Perda.

Warga idiot didominasi oleh kaum pria dan relatif memiliki umur hidup yang lebih pendek. Jika rata-rata di Indonesia, harapan hidup mencapai 60 tahun. Di Desa Karangpatihan, warga idiot hanya memiliki harapan hidup sampai 30 – 40 tahun saja.

Kecilnya harapan hidup ini, akibat minimnya asupan gizi yang diterima. Dalam sehari-hari, sebagian besar warga idiot, mengonsumsi nasi tiwul yang terkadang sudah dikeringkan, atau gaplek.

Kebutuhan sehari-hari pun, terkadang warga idiot memerlukan bantuan dari pihak lain, seperti pemerintah dan masyarakat. Dalam setiap bulan, selalu saja ada masyarakat atau instansi yang memberikan sumbangan dan bantuan bagi warga kampung idiot.

Optimalkan Konsep Agraris
FHP melihat apa yang dilakukan pemerintah di kampung idiot masih terlalu parsial. Karena hanya memberikan bantuan berupa sembako dan uang.

Seharusnya pemerintah daerah, provinsi dan pusat saling bersinergi untuk mengutamakan konsep agraris di kampung idiot. Bagi Agung, tidak ada yang mustahil dalam konsep agraris.

Pemerintah harus berpikir bagaimana caranya merubah lahan tidak subur menjadi subur. Intinya harus ada niat dan kemauan.

Khusus di ‘kampung idiot’, penggarapan lahan bisa diserahkan kepada masyarakat normal. Soal sistemnya, bisa diatur oleh kepala desa masing-masing.

Untuk itulah Forum Hijau Ponorogo mulai merencanakan untuk kegiatan revitalisasi lahan di lingkungan kampung-kampung tersebut, salah satunya dengan menyiapkan bibit-bibit pohon produktif yang sesuai dengan kondisi lahan ditempat tersebut.

©[BCR-Forum Hijau Ponorogo-FHI]

Follow us: @forum_hijau

Gambar

Hentikan Kriminalisasi Terhadap Aktivis Lingkungan

Hentikan Kriminalisasi Terhadap Aktivis Lingkungan

dihari lingkungan hidup ini kriminalisasi mash terus terjadi!

¦–>> Isi Petisi Dibawah Untuk Mendesak Pembebasan Sobat Anong <<–¦

Sobat Anong adalah seorang aktivis lingkungan yang harus duduk sebagai terdakwa karena dianggap melakukan penganiayaan saat berusaha melindungi penyu di wilayah Paloh, Kabupaten Sambas.

Saat itu, Anong dan beberapa orang sedang melakukan patroli untuk melindungi penyu yang sedang bertelur di wilayah Sungai Ubah, Paloh.

Pelaku yang akan mencuri telur penyu dan Anong awalnya akan berdamai, tetapi kemudian kasus itu dilaporkan ke polisi. Anong lalu disidang dan sudah dituntut enam bulan penjara oleh jaksa penuntut umum di Pengadilan Negeri Sambas.

Proses hukum yang saat ini tengah berlangsung di Pengadilan Negeri Sambas terhadap Sobat Yanto alias Anong merupakan tindakan yang mencederai upaya konservasi di Indonesia.

Untuk itu Kami dari Forum Hijau Indonesia meminta kepada Kejaksaan Negeri Kabupaten Sambas dan Pengadilan Negeri Kabupaten Sambas harus menghentikan Kriminalisasi Terhadap Aktivis Lingkungan !!!

Bebaskan Yanto alias Anong dari tuduhan serta pulihkan
nama baiknya.

Kami juga meminta kepada Sobat Greeners untuk turut sertas mendukung sobat Anong dengan men-Share postingan ini dan MENGISI PETISI berikut ini: http://chn.ge/Uln5xt

AKTIVIS BUKAN KRIMINAL

©[FHI]

10 Januari Semangat Hari Lingkungan Hidup

Kewajiban menjaga lingkungan hidup bukan hanya milik para aktivis, tapi juga kewajiban bagi seluruh Manusia. Lingkungan hidup adalah sebuah warisan yang harganya melebihi lembaran-lembaran rupiah ataupun kepingan emas.

Lingkungan hidup bukan warisan nenek moyang kita tapi titipan anak-cucu kita.

©[FHI]

Follow us: @forum_hijau

Merayakan Tahun Baru Ramah Lingkungan

Perayaan menyambut pergantian tahun biasanya diisi dengan berbagai kegiatan yang hingar bingar dan menyisakan jumlah sampah yang besar. Peningkatan volume sampah sebesar enam sampai sepuluh persen pada saat perayaan pergantian tahun nanti. Sampah ini akan didominasi oleh kemasan plastik, styrofoam, dan kertas.

Ambil contoh, jika pada hari biasa, volume sampah di Jakarta Barat sebanyak mencapai 6.490 meter kubik per hari, maka pada malam pergantian tahun nanti diperkirakan meningkat 6.879 hingga 7.139 meter
kubik. Perkiraan kenaikan volume sampah ini mengacu pada pengalaman perayaan Tahun Baru lalu. Saat itu, volume sampah di Jakarta Barat melonjak tujuh persen dibanding volume sampah pada hari biasanya dan belum termasuk kota lain di DKI Jakarta.

Agar perayaan Tahun Baru sobat greeners tetap ramah lingkungan berikut tips yang dapat dilakukan:

1.Belanja
Kebutuhan belanja pada akhir tahun diprediksi akan meningkat dari membeli kebutuhan pokok hingga kebutuhan saat acara pergantian tahun.
• Catat apa saja barang yang dibutuhkan, ini menghindari belanja barang yang tidak perlu,
• Kurangi belanja makanan kemasan dan jangan membeli produk styrofoam. • Bawalah tas kain sendiri untuk memuat barang belanjaan Sobat greeners.

2. Konvoi Kendaraan
Hindarilah berkonvoi dengan menggunakan kendaraan di jalan raya. Kepolisian sudah melarang konvoi dan arak-arakan kendaraan dalam perayaan Tahun Baru. Larangan tersebut guna menghindari potensi kecelakaan lalu lintas dan juga hanya akan menambah tingkat pencemaran udara semakin tinggi. Alihkan ke kegiatan lain yang lebih bermanfaat.

3. Transportasi
Gunakan angkutan umum seandainya daerah yang dituju masih memungkinkan, tidak perlu menambah jumlah kendaraan dengan membawa kendaraan pribadi. @@[0:[0:1:@]][204876742936764:] Namun jika sobat greeners harus membawa kendaraan pribadi, pastikan jumlah penumpang yang dibawa sesuai dengan kapasitas angkut kendaraan. Ajak teman yang satu arah untuk bergabung dalam kendaraan Sobat greeners sehingga hanya cukup satu atau dua kendaraan yang digunakan.

4. Kembang Api
Kembang api merupakan salah satu simbol dari perayaan tapi seperti yang sudah FHI posting kemarin bahwa bahan pembuat kembang api adalah bahan yang biasa digunakan untuk pembuatan alumunium, pelumas, hingga racun tikus? Disamping memiliki efek kimia yang berbahaya, asap kembang api juga dapat mengganggu lingkungan hidup dan pernafasan. Akan lebih baik jika bahan tersebut dipergunakan pada tempatnya.

5. Memanggang
Acara memanggang biasa dilakukan sambil menunggu detik-detik pergantian tahun. @@[0:[0:1:@]][204876742936764:] Cobalah untuk mengurangi konsumsi daging pada acara pergantian tahun ini, ganti dengan jagung, ubi, atau pisang bakar. Karena industri ternak merupakan salah satu penyebab perubahan iklim.
Perserikatan Bangsa Bangsa pada tahun 2006 melaporkan bahwa industri peternakan adalah penghasil emisi gas rumah kaca yang terbesar 18%, dan jumlah ini lebih banyak dari gabungan emisi gas rumah kaca seluruh transportasi di seluruh dunia 13%.

6. Hindari Minuman Keras, Narkotika dan Free sex
Meminum minuman keras apalagi sampai memabukkan hanya akan menimbulkan masalah baru.
Banyak hal yang dapat terjadi diluar kendali jika seseorang dalam keadaan mabuk. Jauhi minuman beralkohol dan obat-obat terlarang. Selain itu, pada moment perayaan tahun baru penjualan alat kontrasepsi mengalami peningkatan.
Pergantian tahun adalah saat yang tepat untuk intropeksi diri bukan malah mengotori diri.

7. Olah Sampah Sendiri
Sisa dari perayaan adalah suka cita dan sampah. Oleh karena itu jangan lupa membawa kantong sampah sendiri jika sobat greeners merayakan Tahun Baru di luar rumah. Pisahkan sampah berdasarkan jenisnya, seperti kulit jagung atau pisang dikelompokkan sebagai bahan yang mudah terurai, plastik sisa makanan, dan kotak minuman (tetrapack) sebagai bahan yang sulit terurai atau dapat di daur ulang. Beri label pada masing-masing kantong agar tidak tercampur dengan sampah lain.

Selamat merayakan pergantian Tahun 2013 dan mari jaga lingkungan kita tetap bersih.

©[Repost Doc (31/12/11) FHI]

Follow us: @forum_hijau

Pulau Bidadari di Folres Sudah Dibeli Warga Inggris

Pulau Bidadari, sebuah gugusan kepulauan di ujung barat Pulau Flores, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), sudah dibeli dan dikuasi oleh Lewan Dosky bersama isterinya asal Inggris sejak tiga tahun lalu.

Pulau tersebut dibeli Lewan Dosky dari Haji Mahmud, seorang penduduk Labuanbajo, Kabupaten Manggarai Barat, seharga sekitar Rp495 juta, kata Komandan Korem 161/Wirasakti, Kol Inf APJ Noch Bola kepada para wartawan usai perayaan ulang tahun Korem 161/Wirasakti ke-45 di Kupang, Jumat.

Menurut Danrem, setelah dibeli dan dikuasai oleh warga negara asing itu, penduduk Labuanbajo bersama para nelayan setempat dilarang masuk atau menyinggahi pulau tersebut setelah dikelolanya menjadi objek wisata untuk kepentingan turis asing.

“Tahun lalu, lebih dari 2.000 orang turis asal Inggris dan negara Eropa lainnya mengunjungi Pulau Bidadari untuk menikmati keindahan alam di sekitarnya,” kata Danrem Bola dan menambahkan, aparat keamanan sempat dilarang masuk ke pulau itu oleh Lewan Dosky bersama isterinya.

“Tetapi, kami tetap bersikeras untuk masuk ke pulau itu untuk menancapkan Bendera Merah Putih, karena pulau itu adalah bagian dari kepulauan Nusantara dan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari NKRI,” tegasnya.

Ia menambahkan, aparat keamanan dari Bintara Pembina Desa (Babinsa) Manggarai Barat ditempatkan di pulau itu untuk mengawasi setiap aktivitas warga negara asing yang masuk ke Pulau Bidadari.

Danrem mengatakan, Lewan Dosky bersama isterinya, sampai sekarang masih tetap berstatus sebagai warga negara Inggris, namun aktivitasnya dalam mengembangkan usaha pariwisata di Pulau Bidadari masih berjalan seperti biasa, karena mengantongi izin usaha dari pemerintah daerah.

“Kita tidak melarang investor asing masuk ke Indonesia untuk menanamkan modalnya, tetapi model pengelolaan pulau-pulau terluar seperti itu patut juga diwaspadai oleh pemerintah, apalagi pulau- pulau itu sudah dibeli oleh warga negara asing,” ujarnya.

Ketika ditanya mengenai sertifikat hak kepemilikan tanah di Pulau Bidadari, Danrem Bola mengatakan belum mengetahuinya, karena belum mendapat laporan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Manggarai Barat mengenai hal tersebut.

Sejumlah pulau terluar di NTT seperti Menggudu di selatan Pulau Sumba bagian timur, Pulau Ndana di Kabupaten Rote Ndao dan Pulau Batek Kabupaten Kupang, sempat dihuni oleh warga negara asing untuk kegiatan pariwisata, namun langkah itu berhasil dibendung setelah TNI menempatkan para prajuritnya di pulau-pulau tersebut.

©[FHI/Antara]

Hello world!

Welcome to WordPress.com! This is your very first post. Click the Edit link to modify or delete it, or start a new post. If you like, use this post to tell readers why you started this blog and what you plan to do with it.

Happy blogging!